top of page

Mengukur debit air pada kapasitas aliran besar

Posted by Rudy Wiratama in clamp on flow meter, electromagnetic flowmeter, Flow measurement, flow meter air, flow meter liquid, flow meters, installasi flow meter, liquid flow meter, magnetic flow meter, magnetic flow sensor, open channel flow meter, ultrasonic flow meter, ultrasonic flow sensor, water flow meter, water meter

Dalam mengukur debit air pada kapasitas aliran besar mempunyai banyak implikasi terhadap jenis alat ukur atau flow meter, akurasi hasil pengukuran , biaya investasi, waktu instalasi dan maintenance alat ukurnya.

Debit air dengan kapasitas aliran besar biasanya banyak di gunakan pada pembangkt lisatrik dalam hal ini biasanya PLTU dan PLTA, Produksi air minum (PDAM) dan Irigasi. Sumber air tersebut biasanya diambil dari waduk atau bendungan, Laut atau Sungai.

Flowmeter yang digunakan untuk mengukur debit air dengan kapasitas aliran besar ada beberapa jenis yaitu :

  1. In Line magnetic Flow meter

  2. Insertion Magnetic flow meter

  3. Clamp on Ultrasonic Flow Meter

  4. Open channel flow meter

Jika sistem aliran menggunakan sistem aliran tertutup seperti pipa dengan ukuran besar kita bisa menggunakan jenis magnetic flow meter dan ultrasonic flow meter clamp on. Namun jika alran tersebut terbuka seperti pada channel, parit, sungai atau gorong gorong sebaiknya menggunakan jenis open channel flow meter.

Untuk aliran irigasi baik dari aliran air sungai gunung maupun yang berasal dari bendungan biasanya air mengalir lewat channel atau sungai yang kadang kadang pada titik tertentu di hubungkan dengan pipa yang besar, gorong gorong atau channel/parit.

Untuk pengukuran pada pipa yang besar kita bisa gunakan jenis flow meter sebagai berikut :

In Line Magnetic Flow meter

Magnetic flow meter jenis ini mempunyai akurasi yang cukup baik dan bisa berada pada kisaran 0.5%, namun ada bebarapa kendala dan berikut ini kelebihan dan kekurangan jika kita menggunakan jenis magnetic flow meter saat di gunakan untuk mengukura flow rate yang sangat besar :

Keuntungan In Line Magnetic Flow meter :
  • Akurasi lumayan bagus pada kisaran 0.5%

  • Tidak membutuhkan up stream dan down stream yang besar cukup pada kisran 5D

  • Tidak ada bagian komponen flow sensor yang bergerak sehingga bisa dikatakan free maintenance

  • Cocok diguankan untuk cairan yang kotor bahkan lumpur sekalipun

  • Bis amengeluarkan analog out put 4-20 mA, pulse, alarm serta biasanya di lengkapi juga dengan comunication RS485 atau RS232

  • Mampu membaca aliran pada low velocity hingga 0.05 m/s dan aliran dengan velocity besar hingga 10 m/s.

  • Untuk jenis tertentu magnetic flow sensor tersedia dalam clas IP68 artinya sensor cukup aman jika terendam dalam air

  • Tersedia juga jenis sumbmersibe magnetic flow sesnor hingga kedalaman air tertentu.

Kekurangan In Line Magnetic Flow Meter
  • Karena ukuranya yang besar tentunya harganya sangat mahal

  • Biaya instalasi dengan cara memotong pipa dan memasang flange sangat mahal

  • Waktu instalasi cukup lama

  • Sistem aliran harus berhenti ( mengganggu proses produksi )

Insertion Magnetic Flow meter

Magnetic flow meter jenis insertion ini sebenarnya tersedia untuk ukuran kecil hingga besar d